Perjalanan Sebuah Senyuman :)
Ia tersenyum pada lelaki tak di kenal yang murung itu.comment (0)
Senin, 28 November 2011
Senyum itu tampaknya membuat perasaannya lebih baik.
Lelaki murung itu teringat kebaikan temannya dulu
dan menyuratinya untuk berterima kasih.
Temannya sangat senang menerima surat itu
sehingga ia meninggalkan tip besar saat makan siang.
Si pelayang terkejut melihat jumlah tip itu.
Besoknya si pelayan memberikan sebagian uang tip kepada pengemis.
Pengemis itu sangat bersyukur,
Karena ia belum makan selama beberapa hari.
Setelah selesai makan,
ia pulang ke kamarnya yang sempit dan kumuh.
Dalam perjalanan ia memungut anak anjing yang kedinginan
dan membawanya pulang ke rumah yang hangat.
Anak anjing itu sangat bersyukur'
tak lagi di luar di dera badai.
Maalamnya rumah itu terbakar.
Anak anjing itu menggonggong memberi peringatan
Ia menggonggong hingga seluruh isi rumah terbangun
dan menyelamakan semua orang dari bahaya
Salah satu anak yang selamatkannya
Setelah dewasa menjadi presiedan (?)
Semua ini karena sebuah senyum
yang tak membutuh kan uang satu rupiah pun..
*maaf gaje