MOZAIK PROKLAMASI ... mana siiiiii???
1. Narasumber :comment (0)
Senin, 07 Mei 2012
- Sejarawan JJ Rizal
- Jurnalis Roso Daras
- Peneliti Sejarah Rusdhy Husein
- Budiarto Shambazy, kerabat Yusuf Ronodipuro ( penyebar kabar proklamasi pertama kali)
2. Pendapat Narasumber tentang :
a. Hari Proklamasi
Hari Proklamasi ( 17 Agustus 1945 ) hanyalah kebetulan semata. Sebab, rencana awal kemerdekaan ialah tanggal 15 Agustus 1945. Tetapi rencana ini di gugah karena alasan Jepang yang masih menguasai Indonesia. Terjadilah saat itu perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda, tentang tanggal kemerdekaan. Golongan muda tidak mau Indonesia merdeka atas pemberian Jepang. Karena paksaan ini lah , proklamasi di ikrarkan 17 Agutus 1945.
b. Peristiwa Rengasdengklok
Peristiwa rengasdengklok di sebut oleh golongan muda 'pengamanan' sedangkan bagi Bung Karno adalah 'penculikan' karena saat itu malam dan Soekarno sedang tertidur. Saat Soekarno dkk di bawa naik mobil terlihatlah langit merah , dan Sukarni berkata "Lihatlah , rakyat kita sudah di bakar.. Toko - toko Cina di bakar " tetapi kenyataannya warna merah itu hanya seorang kakek tua membakar jerami. Tetapi hal ini membuktikan bahwa semangat pemuda untuk mencapai kemerdekaan sangat tinggi. Sehingga berani , menculik Soekarno dan Hatta serta Ibu Fatmawati dan Guntur Soekarnoputra demi mempersiapkan proklamasi.
c. Penyebar Proklamasi
Beberapa penyebar proklamasi yang sering terabaikan diantaranya ada Rimuga , yang diangkat Soekarno jadi pembantu ketika di penjara di Ende bersama Sarwoko. Ada juga Tukimin dan Sudiro. Adalagi Syahrudin dan Abdurahman saleh.
d.Cara penyebaran proklamasi
Rimuga dan Sarwoko : Diutus oleh Soekarno untuk menyebarkan kabar kemerdekaan ke seluruh Jakarta , naik mobil membawa bendera merah putih sambil berteriak " MERDEKA! "
Sudiro : Mencuri mobil Jepang untuk Soekarno karna pada saat itu Soekarno sebagai presiden tidak memiliki mobil.
Tukimin : Memiliki inisiatif untuk memberi kopi / cemilan bagi para pejuang . Menggunakan mobil Soekarno dan di tabrak sehingga mobil nya ringsek. Membuktikan bahwa setelah merdeka Soekarno menjadi incaran.
Syahrudin : Melompat masuk membawa teks proklamasi agar di siarkan keseluruh penjuru negeri hingga tembus batas negara.
Para Wartawan : Mendapat rangkuman kejadian pagi hari ketika proklamasi dan mempublikasikannya
Abdurahman Saleh dan Yusuf Ronodipuro : Membuat stasiun radio amatir sehingga bisa menyebar luaskan berita proklamasi dan sekarang di kenal sebagai RRI ( Radio Republik Indonesia )
Soekarno , Dulah dan Hairil Anwar : Menggambar poster gambar Affandi dengan tulisan " Boeng ajo Boeng " ( baca : Bung ayo Bung )
ada banyak grafitti dan coretan - coretan di tembok - tembok dan bahkan di gerbong kereta bukti Indonesia telah merdeka.